Morowali Utara – Pembukaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOSSBI) Sulawesi Tengah 2026 berlangsung meriah pada Selasa, 24 Maret 2026 di Tomata dan Taliwan.
Ajang ini diikuti oleh sebanyak 85 tim dari berbagai wilayah di Sulawesi Tengah yang bertanding berdasarkan kelompok usia. Kegiatan ini menjadi salah satu kompetisi bergengsi dalam pembinaan sepak bola usia dini dan remaja di daerah.
Lapangan Persimas Tomata dan Lapangan Portal Taliwan ditunjuk sebagai lokasi pertandingan. Kedua venue tersebut menjadi pusat aktivitas para pemain muda dalam menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir langsung menyaksikan pertandingan. Dukungan dari penonton turut memberikan semangat bagi para peserta yang berlaga.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Dr. Rizal Calvary Marimbo, S.Th., MM memberikan kontribusi sebesar Rp50 juta, sementara Kapolres Morowali Utara AKBP Reza Khomeini, S.I.K turut berkontribusi sebesar Rp10 juta. Selain itu, dukungan juga datang dari unsur pimpinan daerah, seperti Gubernur Sulawesi Tengah, Bupati Morowali Utara, Ketua DPRD Morowali Utara, jajaran kepolisian, serta DPD II Partai Golkar Morowali Utara.
Kejurda FOSSBI 2026 ini akan berlangsung hingga 29 Maret 2026 dengan mempertandingkan kategori usia U-10, U-12, U-14, U-16, dan U-18. Turnamen ini diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang pencarian bakat bagi generasi muda di bidang sepak bola.
Ketua FOSSBI Morowali Utara, Eligems Saino, SE., MM, menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam mendukung pembinaan generasi muda.
“Hari ini pembukaan Kejurda FOSSBI se-Sulteng untuk U-10, U-12, U-14, U-16, hingga U-18 di Tomata dan Taliwan. Sebanyak 85 tim hadir di Mori Atas Utara dari seluruh penjuru Sulawesi Tengah. Mohon doa agar semua berjalan lancar, demi pembinaan dan pembentukan karakter generasi muda kita,” ujarnya. (24/3).
Lebih dari sekadar kompetisi, Kejurda FOSSBI menjadi sarana untuk membentuk karakter, disiplin, dan sportivitas para pemain muda. Dari ajang ini diharapkan lahir bibit-bibit unggul yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi di masa depan.










