MORUT – Syarifudin Mbeo calon kepala Desa Onepute, kecamatan Petasia Barat, Morowali Utara mengungkapkan keinginanya maju dalam kontestasi pilkades 2026 di dasari oleh rasa keprihatinanya terhadap kondisi Desa Onepute dan ingin membawa perubahan untuk masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa niatnya maju bukan semata mata untuk jabatan, melainkan karena ingin melihat desa Onepute lebih berkembang dan maju.
“Saya ini prihatin sekali dengan keadaan di desanya kami. Bukan juga bagaimana. Tapi saya ingin desanya kami ini lebih baik dari yang sekarang. Lebih maju dari yang sekarang,” Ujarnya.
Ia juga menyebut bahwa kondisi nyata di lapangan menjadi dorongan kuat baginya untuk mengambil langkah tersebut, termasuk berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.
Terkait peningkatan ekonomi desa, Syarifudin menekankan pentingnya pengembangan potensi lokal yang sudah ada. Menurutnya, sektor perikanan dan pertanian menjadi kunci utama karena sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup pada dua sektor tersebut.
“Kan di sini potensi yang ada di dalam desa kita ini kan yang pertama itu nelayan, kemudian petani. Jadi kita bisa kembangkan ini di nelayan ini melalui budidaya, budidaya ikan,” Katanya.
Selain itu, sektor pertanian juga akan menjadi fokus pengembangan sesuai dengan potensi yang dimiliki desa. Ia menilai perlu adanya inovasi dan penguatan program agar hasil pertanian dapat meningkat dan berkelanjutan.
Syarifudin juga akan memberi ruang kepada generasi muda, menurutnya peran penting pemuda sangat dibutuhkan dalam meningkatkan ekonomi desa. Ia akan melibatkan karang taruna yang diharapkan mampu menciptakan usaha-usaha produktif sehingga dapat memberi peluang ekonomi baru untuk masyarakat.
“Kita juga akan dorong peran pemuda melalui Karang Taruna untuk mengembangkan usaha-usaha lain. Karena desa kita ini tidak berada di lingkar tambang, jadi kita harus mandiri dan kreatif dalam menciptakan sumber pendapatan,” jelasnya.
Visi kepemimpinan Syarifudin menegaskan tiga prinsip utama dalam menjalankan pemerintahan di desa, yakni Partisipasi masyarakat, transparansi dalam pemerintahan, dan rasa keadilan bagi seluruh warga.
Ia menjelaskan, partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam setiap pembangunan desa, di mana warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga terlibat dalam proses perencanaan hingga pengawasan.
Sementara itu, transparansi akan diterapkan dalam pengelolaan anggaran dan program desa agar masyarakat dapat mengetahui dan mengawasi jalannya pemerintahan secara terbuka.
Adapun prinsip keadilan, menurutnya, akan diwujudkan melalui pemerataan pembangunan dan pelayanan tanpa membedakan latar belakang masyarakat, sehingga seluruh warga merasakan manfaat yang sama dari setiap kebijakan yang dijalankan.
Ia berharap, dengan dukungan masyarakat, Desa Onepute dapat berkembang menjadi desa yang mandiri dan sejahtera.
Maju Pilkades 2026, Syarifudin Mbeo Siap Bawa Desa Onepute Lebih Maju dan Mandiri










