Morowali Utara Menguning Jelang Rapimda Golkar, Warda Dg Mamala Diprediksi Terpilih Aklamasi

Morowali Utara – Menjelang pelaksanaan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Morowali Utara (Morut) yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 27 Desember 2025, kota Kolonodale tampak menguning.

Pantauan media di lapangan, sejak Jumat (26/12), wajah Kota Kolonodale hingga sejumlah titik strategis di Morowali Utara dipenuhi warna khas Partai Golkar. Bendera, umbul-umbul, hingga baliho berlambang pohon beringin berjejer rapi, menandai kesiapan dan soliditas kader menyambut agenda strategis partai.

Atmosfer “menguning” tersebut seolah menjadi penanda kuat arah Rapimda yang nyaris tanpa dinamika perebutan. Satu nama mencuat dan menguat tanpa celah perlawanan, yakni Warda Dg Mamala, S.E., yang diprediksi akan ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Morowali Utara periode 2025–2030.

Sekretaris DPD II Partai Golkar Morut, Yaristan Palesa, S.H., menegaskan bahwa dukungan terhadap Warda Dg Mamala telah bulat. Seluruh pengurus kecamatan memastikan sikap yang sama, menguatkan arah aklamasi dalam Rapimda.

“Sepuluh pengurus kecamatan sudah menyatakan dukungan penuh. Golkar Morut solid, tidak ada calon lain,” ujar Yaristan.

Rapimda Golkar Morut juga dipastikan akan semakin semarak dengan kehadiran Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tengah, Arus Abdul Karim, serta tokoh senior Golkar dan Anggota DPRD Sulteng, Zainal Abidin Ishak. Keduanya telah tiba di Morowali Utara dan disambut langsung jajaran kader Golkar setempat.

Agenda Rapimda akan digelar di Berlian Mamala Resort, yang sejak hari ini telah dipersiapkan sebagai pusat konsolidasi partai berlambang pohon beringin tersebut.

Menguningnya Morowali Utara bukan sekadar hiasan visual, tetapi menjadi simbol kuat soliditas, loyalitas, dan arah kepemimpinan Golkar Morut lima tahun ke depan, dengan Warda Dg Mamala sebagai figur sentral yang dipercaya mampu menjaga kekompakan dan memperkuat basis partai di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *