Warga Desa Tiu dan Tontowea Antusias Sambut Reses Ketua DPRD Morut

Morowali Utara – Ketua DPRD Morowali Utara (Morut), Warda Dg Mamala, SE, didampingi anggota DPRD Morut Yaristan Palesa, SH, melaksanakan kegiatan reses di Desa Tiu dan Desa Tontowea, Kecamatan Petasia Barat.

Kegiatan tersebut disambut dengan antusias tinggi oleh masyarakat setempat.

Sejak awal kegiatan, warga tampak memadati lokasi reses untuk menyampaikan berbagai usulan dan keluhan yang selama ini dirasakan.

Aspirasi yang paling banyak disampaikan masih didominasi oleh pembangunan infrastruktur jalan, peningkatan sektor pertanian, serta dukungan bagi pelaku UMKM.

Usai kegiatan reses, kepada media ini, Ketua DPRD Morut, Warda Dg Mamala, mengatakan reses merupakan momentum penting bagi anggota legislatif untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Reses ini adalah kewajiban kami sebagai wakil rakyat untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Usulan terkait jalan, pertanian, dan UMKM akan kami catat dan perjuangkan agar bisa masuk dalam program pembangunan daerah,” ujar Warda.

Ia menegaskan, DPRD Morowali Utara akan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

“Kami ingin pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya di pusat kota, tapi juga sampai ke desa-desa,” tambahnya.

Selain menyerap aspirasi, kegiatan reses tersebut juga diwarnai dengan suasana kebersamaan menjelang perayaan Natal. Ketua DPRD Morut turut berbagi minuman Natal kepada warga Nasrani yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Salah seorang warga penerima minuman Natal, mengaku bersyukur dan merasa diperhatikan oleh pimpinan DPRD Morowali Utara.

“Kami sangat senang dan berterima kasih. Bukan hanya aspirasi kami didengar, tapi juga ada perhatian dan kebersamaan menjelang Natal. Ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan warga lainnya yang menilai kehadiran langsung pimpinan DPRD Morut memberikan harapan agar berbagai persoalan di desa dapat segera ditindaklanjuti.
Kegiatan reses ditutup dengan dialog terbuka antara warga dan anggota DPRD, yang berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan kebersamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *